Strategi & Sasaran

icon front default3

Sasaran dan Strategi Pencapaian
Sasaran PSMAET FP USU yang ingin dicapai dalam kurun waktu 2016-2020 adalah sebagai berikut :

  1. Terealisasinya program pendidikan, produk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis potensi lokal yang memiliki keunggulan akademik dan mampu bersaing pada tataran global.
  2. Terlaksananya proses pembelajaran yang kondusif dan bermutu.
  3. Tercapainya lulusan yang berkarakter BINTANG dan memiliki kompetensi pertanian dan riset tanaman perkebunan berbasis potensi lokal (pemuliaan tanaman, agronomi, hama dan penyakit tumbuhan, dan sumber daya lahan) yang unggul dan mampu mengembangkan diri, serta mampu bersaing pada kompetisi pekerjaan nasional dan internasional.

Strategi Pencapaian :

  1. Peningkatan kemampuan dan kepekaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang agroekoteknologi melalui penetapan dan penyesuaian kurikulum dan atau bahan ajar maksimal setiap lima tahun sekali berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global.
  2. Peningkatan kajian ilmu di bidang agroekoteknologi secara mendalam dan filosofis melalui penelitian yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan teknologi global didukung pelaksanaan seminar dan pertemuan-pertemuan ilmiah berskala nasional dan internasional yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun.
  3. Menghasilkan rakitan teknologi baru di bidang agroekoteknologi melalui praktek berbasis penelitian dan pengkajian terapan yang dilakukan dengan mengikut sertakan stakeholders terkait (termasuk masyakat atau petani secara individu) yang dilakukan minimal satu kali dalam setahun.
  4. Berkonstribusi pada pelayanan dan penyelesaian berbagai masalah di masyarakat, khususnya di bidang agroekoteknologi melalui kunjungan dan praktek/studi lapangan yang dilakukan minimal satu kali dalam satu semester.
  5. Melakukan pendidikan dan pengajaran menggunakan perangkat kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang agroekoteknologi yang ditinjau maksimal 5 tahun sekali.
  6. Melakukan pengabdian dan pelayanan pada masyarakat di bidang agroekoteknologi yang dilakukan minimal 1 kali dalam setahun.
  7. Melakukan pertemuan-pertemuan ilmiah (seminar, diskusi, lokakarya, simposium, dan sejenisnya) dengan menghadirkan nara sumber berkompeten pada perkembangan iptek di bidang agroekoteknologi yang dilakukan minimal 1 kali dalam setahun.
  8. Ikut serta dalam pertemuan-pertemuan ilmiah di bidang agroekoteknologi yang diselenggarakan oleh pihak lain, baik nasional maupun internasional yang dilakukan minimal 1 kali dalam setahun.
  9. Melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, baik instansi pemerintah, swasta dan lembaga, baik regional/nasional maupun internasional yang dilakukan minimal 1 kali dalam setahun.